Baca Juga: Jelang Nyepi dan Lebaran, Menpar Widiyanti Sidak Kesiapan 165 Destinasi Wisata
Kinerja positif ini selaras dengan tingkat okupansi hotel di Bali yang menyentuh angka 60 hingga 65 persen.
Predikat Bali sebagai “The Travelers’ Choice Awards: World’s Best of the Best Destination 2026” versi TripAdvisor kian memperkokoh citra resiliensi pariwisata nasional.
Strategi Pasar Oceania dan Pasifik
Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Taman Safari Indonesia (TSI) Group, Hans Manansang, melaporkan bahwa selama masa high season ini, Taman Safari Bali mampu menyedot sekitar 4.000 wisatawan per hari. Menghadapi dinamika global, Hans menyatakan pihaknya mulai menggeser fokus strategi pasar.
“Kami optimistis kinerja pariwisata akan terus membaik, baik untuk Bali maupun Indonesia secara keseluruhan,” ucap Hans.
Baca Juga: Kontribusi PDB Pariwisata 4,67 Persen, Kemenpar dan BPS Percepat Pemutakhiran Data
Ia menambahkan bahwa TSI Group kini tengah memperkuat penetrasi pasar dari kawasan Oceania, Pasifik, dan Australia untuk menambal penurunan dari wilayah lain yang terdampak konflik.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, optimistis target 6,9 juta wisatawan ke Bali tahun ini dapat tercapai.
Pihaknya berharap tren positif dari wisatawan nusantara selama libur lebaran dapat menjadi motor penggerak ekonomi Bali saat memasuki masa low season pada bulan-bulan mendatang. (*)






