Ribuan Nyamuk Dijatuhkan dari Drone ke Hutan Hawaii untuk Lindungi Burung

(Dok : Pexels)

URBANCITY.CO.ID – Pada bulan Juni lalu, puluhan kapsul organik, masing-masing berisi 1.000 nyamuk, dijatuhkan menggunakan drone. Nyamuk yang dijatuhkan ini adalah jenis jantan yang tidak menggigit dan telah dibiakkan di laboratorium. Mereka membawa bakteri yang mengganggu reproduksi, sehingga ketika kawin dengan betina, telur-telur yang dihasilkan tidak akan menetas.

Proyek ini bertujuan untuk mengurangi populasi nyamuk yang mengancam keberadaan burung-burung cantik di Hawaii. Diketahui bahwa burung asli Hawaii, yang dikenal sebagai honeycreeper, dulunya memiliki lebih dari 50 spesies, namun kini hanya tersisa 17. Penurunan jumlah burung ini disebabkan oleh malaria burung yang disebarkan oleh nyamuk invasif.

Inisiatif ini dipimpin oleh koalisi organisasi yang peduli akan perlindungan burung di Hawaii, dengan nama program “Birds, Not Mosquitoes”. Sejak 2016, proyek ini telah berjalan dengan menguji berbagai strain Wolbachia pada nyamuk. Proses ini memakan waktu bertahun-tahun, termasuk pengaturan regulasi dan melibatkan masyarakat.

Pada tahun 2022, ilmuwan mulai mengembangbiakkan nyamuk dengan galur Wolbachia. Namun, menyebarkan nyamuk di medan pegunungan Hawaii yang rentan terhadap cuaca buruk menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, tim memutuskan untuk menggunakan drone dan melakukan uji coba selama berbulan-bulan.

Baca Juga : Komitmen Investasi Besar AS di Indonesia: Energi Bersih, Teknologi, dan Kesehatan

Drone yang digunakan telah melalui berbagai pemeriksaan untuk memastikan jangkauan dan desain paket pelindung yang dapat mengontrol suhu. Pada bulan Juni, drone tersebut berhasil mengangkut 23.000 nyamuk. Metode ini dianggap lebih aman karena tidak melibatkan manusia di dalam kendaraan.

Nyamuk-nyamuk tersebut dimasukkan ke dalam kapsul kecil berbentuk silinder yang terbuat dari bahan biodegradable. Setiap kapsul berisi sekitar 1.000 nyamuk jantan dan ditempatkan dalam kotak berpendingin yang terpasang pada drone. Ketika kapsul menyentuh tanah, kapsul tersebut akan hancur dan nyamuk pun siap terbang bebas.

Menurut Smithsonian Magazine, nyamuk bukanlah hewan asli Hawaii. Mereka baru muncul di kepulauan ini pada tahun 1826 setelah dibawa oleh kapal penangkap ikan paus. Kini, Hawaii menjadi rumah bagi delapan spesies nyamuk, dengan dua spesies yang paling mengkhawatirkan adalah Culex quinquefasciatus, penyebar malaria burung, dan Aedes albopictus, yang menularkan cacar burung.

Kedua spesies ini lebih suka hidup di dataran rendah yang hangat, namun dengan perubahan iklim, para ilmuwan khawatir mereka akan menyebar ke dataran tinggi, yang merupakan benteng terakhir bagi burung honeycreeper. Oleh karena itu, para ahli berpendapat bahwa mengendalikan populasi nyamuk mungkin adalah satu-satunya cara untuk melindungi burung-burung di Hawaii.

Metode ini telah diterapkan di berbagai belahan dunia, termasuk California, Florida, China, dan Meksiko, untuk mengendalikan nyamuk yang menularkan penyakit, baik pada hewan maupun manusia.

Related Posts

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

118000571

118000572

118000573

118000574

118000575

118000576

118000577

118000578

118000579

118000580

118000581

118000582

118000583

118000584

118000585

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

118000601

118000602

118000603

118000604

118000605

118000606

118000607

118000608

118000609

118000610

118000611

118000612

118000613

118000614

118000615

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

128000636

128000637

128000638

128000639

128000640

128000641

128000642

128000643

128000644

128000645

128000646

128000647

128000648

128000649

128000650

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

128000666

128000667

128000668

128000669

128000670

128000671

128000672

128000673

128000674

128000675

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

208000311

208000312

208000313

208000314

208000315

208000316

208000317

208000318

208000319

208000320

208000321

208000322

208000323

208000324

208000325

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

news-1701