“Supaya mereka tidak lagi terbebani overhead tiap bulan. Dan fokus untuk memberdayakan umat. Ini kita sambut positif,” tutur Nusron. Ia merinci, desain yang disusun Menteri Agama bakal menampung kekuatan ormas hingga dewan masjid dalam koordinasi yang lebih terpadu.
Baca Juga: Menteri ATR Panggil Tiga Perusahaan Terkait Pagar Laut Bekasi untuk Renegosiasi
Bukan Hanya Hotel Mewah
Presiden Prabowo Subianto, di hadapan sekitar 58 ribu jemaah yang memadati Istiqlal, menegaskan posisi simbolis dari lokasi gedung tersebut. Menurutnya, pusat kota Jakarta harus memiliki representasi nilai keumatan, bukan sekadar etalase konsumerisme.
“Di Bundaran HI jangan hanya ada hotel mewah. Jangan hanya ada mal, nanti ada gedung yang akan diperuntukkan lembaga-lembaga umat Islam,” pungkas Presiden.
Acara bertajuk “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa” itu tak hanya bicara soal beton dan semen. Melalui kepanitiaan yang juga dipimpin Nusron, MUI menyalurkan bantuan rehabilitasi tiga masjid serta renovasi 500 rumah untuk guru mengaji dan marbot di Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat yang luluh lantak akibat bencana alam.
Di sana, di antara deretan menteri dan tokoh seperti Jusuf Kalla, sebuah peta baru untuk konsolidasi umat mulai digelar. (*)






