3. Ezra Walian (Persik Kediri)
Meski tampil impresif bersama Persik Kediri musim ini dengan torehan 6 gol dalam 23 laga, pemain naturalisasi kelahiran Belanda ini tidak masuk dalam skema penyerangan Herdman. Ezra harus rela kehilangan kesempatan membela Merah Putih di SUGBK.
Baca Juga: Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Bagaimana Aturan FIFA Sebenarnya?
4. Ernando Ari (Persebaya Surabaya)
Dicoretnya nama Ernando Ari menjadi salah satu kejutan paling mencolok di sektor penjaga gawang. Kiper yang identik dengan nomor punggung satu ini harus mengakui keunggulan persaingan dari nama-nama seperti Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, hingga dua pemain keturunan, Maarten Paes dan Emil Audero.
5. Hokky Caraka (Persita Tangerang)
Striker muda asal Gunungkidul ini juga tereliminasi dari persaingan lini depan. Walau konsisten menjadi pilihan utama di Persita Tangerang, Hokky dianggap belum memenuhi kriteria penyerang yang dibutuhkan Herdman untuk menghadapi Saint Kitts & Nevis.
6. Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
Pemain sayap lincah milik Persija Jakarta ini melengkapi daftar nama besar yang terdepak. Witan yang selama ini menjadi langganan Timnas sejak era sebelumnya, kini harus menepi dan fokus bersama Macan Kemayoran setelah gagal menembus skuad final.
Pencoretan 17 pemain dari daftar sementara ini menunjukkan bahwa John Herdman tidak ragu untuk membuang nama besar demi skema taktik yang diinginkannya.
Publik kini menanti, sejauh mana efektivitas 24 pemain pilihan Herdman ini dalam membuktikan kualitasnya di kancah FIFA Series 2026. (*)





