Di sektor ekonomi kerakyatan, pemerintah memperkenalkan program “Gentengisasi”. Program ini dirancang untuk memperkuat pelaku UMKM lokal sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Baca Juga: Seskab Teddy Tegaskan Anggaran Pendidikan 2026 Tetap Aman, Program Sekolah Rakyat Ditambah
Selain itu, Teddy menyinggung keberhasilan panen raya udang di lahan seluas 200 hektare yang melibatkan warga binaan di Nusakambangan dan Kendal sebagai bentuk pembinaan produktif.
Pemerintah juga mulai menyasar keamanan ruang siber bagi generasi muda melalui implementasi PP TUNAS (Tunggu Anak Siap). “Pemerintah terus memastikan bahwa kehadiran negara dapat dirasakan hingga ke tingkat paling kecil, di desa, dusun, hingga dukuh,” tambahnya.
Sentuhan Sosial di Daerah
Kehadiran negara juga menyentuh aspek sosial-keagamaan, khususnya di Serambi Mekkah. Teddy mengungkapkan pemerintah telah menyalurkan 70.000 mushaf Al-Qur’an dan memberikan dukungan 3.000 ekor sapi untuk menjaga tradisi Meugang di Aceh tetap berjalan khidmat.
“Pemerataan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan terus diupayakan agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Teddy menutup laporannya. (*)






