Rizal menegaskan bahwa pengawasan akan diperketat sepanjang Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjamin kecukupan stok strategis hingga Idulfitri nanti.
Ia menjamin mekanisme perdagangan akan berjalan sesuai aturan dengan adanya daftar harga acuan dari Kementerian Perdagangan yang dipasang di area pasar.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Haji 2026, BULOG Ekspor 2.280 Ton Beras Perdana ke Arab Saudi
Sosialisasi dan Pengawasan Satgas Pangan
Pemasangan daftar harga tersebut berfungsi sebagai alat kontrol bagi Satgas Pangan untuk mencegah adanya spekulan yang melanggar ketentuan HET.
Rizal juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga ekosistem perdagangan yang sehat tanpa merugikan konsumen.
“Selain memantau, kami juga turut melakukan sosialisasi kepada pedagang agar tetap menjual komoditas sesuai aturan yang berlaku serta menjaga ekosistem perdagangan yang sehat dan kondusif, tanpa merugikan konsumen maupun pelaku usaha,” tambah Dirut BULOG.
Sinergi lintas sektor antara BUMN pangan, pemerintah daerah, dan aparat pengawas ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah Ramadan.
Dengan stok yang diklaim mencukupi, BULOG optimistis tidak akan ada gejolak harga yang signifikan hingga hari kemenangan tiba.






