Tak hanya teori, mereka juga mendapat kesempatan praktik pemasangan material hingga plesteran, disertai sertifikasi melalui wawancara dan uji keterampilan lapangan.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menekankan bahwa program ini mencerminkan konsistensi SIG dalam semangat Bangga Bangun Indonesia.
“Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan membuktikan konsistensi SIG dan semangat Bangga Bangun Indonesia yang tidak hanya diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam peningkatan kompetensi ahli bangunan sebagai ujung tombak pembangunan agar lebih terampil, profesional dan bersertifikat,” ujarnya.
Baca Juga: SIG Optimis Bisnis Semen Tetap Tumbuh di Tengah Tantangan Ekonomi
Sebagai holding company yang mengelola merek semen terkemuka seperti Semen Padang, Semen Gresik, Semen Tonasa, Dynamix, Semen Andalas, dan Semen Baturaja, SIG melihat program ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan ahli bangunan sebagai mitra utama.
Ahli bangunan berperan penting dalam mewujudkan rancangan menjadi sebuah bangunan kokoh dan berkelanjutan. Selain bekal keterampilan, aspek K3 menjadi bagian tak terpisahkan untuk menjaga kelancaran dan keberlanjutan proyek.
“Karena itu, Bulan K3 Nasional 2026 menjadi momentum bagi SIG untuk mengajak para ahli bangunan untuk meningkatkan kesadaran dan mengimplementasikan aspek K3 setiap menjalankan pekerjaan,” kata Dicky Saelan.
Ia menambahkan, rekor MURI ini menjadi bukti semangat SIG. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh Insan SIG untuk terus berinovasi memberikan nilai tambah dan manfaat bagi para mitra khususnya ahli bangunan,” ujar Dicky Saelan.





