Dalam rangkaian acara, SIG meluncurkan aplikasi Jago Bangunan, yang menandai dimulainya program Akademi Jago Bangunan. Aplikasi ini dirancang sebagai wadah bagi ahli bangunan dan profesional konstruksi untuk meningkatkan kompetensi, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan berkembang.
Baca Juga: SIG Gelar Sobat Aksi Ramadan 2025, Tingkatkan Kepedulian Sosial
Melalui platform ini, peserta bisa bergabung dalam Komunitas Jago Bangunan SIG, dengan akses e-learning, katalog produk, fitur komunitas, konsultasi teknis, perhitungan RAB, serta kuis berhadiah. Saat ini, komunitas ini telah diikuti oleh 14.941 anggota.
Salah satu peserta, Muhammad Taufik (49) asal Kemang, Bogor, Jawa Barat, yang telah berkecimpung di dunia konstruksi lebih dari 10 tahun, mengaku sangat terbantu.
“Pelatihan ini luar biasa. SIG telah memberikan banyak ilmu untuk baragam jenis bangunan. Saya biasanya mengerjakan konstruksi bangunan dari dasar sampai jadi, sampai finishing, termasuk renovasi. Jadi pelatihan ini sangat penting buat saya,” katanya.
Ia juga bersyukur atas aplikasi Jago Bangunan, yang memudahkan konsultasi. “Biasanya dia kebinugan saat ada kendala hendak konsultasi ke siapa. Tapi sekarang dapat solusi dari aplikasi tersebut. Terima kasih SIG yang sangat peduli kepada kami para tukang. Semoga SIG semakin maju dan sukses,” pungkas Muhammad Taufik.
Dengan program ini, SIG tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membentuk generasi ahli bangunan yang siap menghadapi masa depan, sekaligus memperkuat ekosistem bisnis yang berkelanjutan. (*)





