2. Cathay Pacific
Cathay Pacific asal Hong Kong mengamankan posisi kedua lewat kinerja solid di berbagai lini. Skytrax menempatkan armada ini di peringkat keempat untuk kenyamanan kursi, serta posisi ketiga untuk sajian makanan dan sistem hiburan.
Maskapai ini bahkan menyabet predikat bergengsi World’s Best Cabin Crew 2026. Leff menilai keramahan staf kabin membuat penumpang merasa dihargai secara personal, bukan sekadar pelancong biasa.
Hyde menambahkan bahwa Cathay Pacific menyematkan teknologi mutakhir pada armada terbarunya. Maskapai melengkapi setiap kursi dengan layar monitor beresolusi 4K, koneksi audio nirkabel Bluetooth, dan kompartemen penyimpanan multifungsi.
3. Qatar Airways
Posisi ketiga jatuh kepada Qatar Airways yang unggul dalam penyediaan fasilitas konektivitas modern. Maskapai berbasis di Doha ini memasang jaringan internet satelit Starlink pada armada Boeing 777, Airbus A350, dan Boeing 787.
Layanan berkecepatan tinggi ini memungkinkan penumpang berselancar di dunia maya, menonton streaming, hingga melakukan panggilan video tanpa hambatan. Atas terobosan tersebut, Skytrax menganugerahi Qatar Airways predikat perdana World’s Best Onboard Wi-Fi 2026.
4. EVA Air
Maskapai asal Taiwan, EVA Air, menduduki peringkat keempat dunia. Hyde menilai maskapai ini berhasil memikat konsumen lewat rancangan interior kabin yang sangat ergonomis.
Bantalan kursi EVA Air dapat bergeser otomatis mengikuti posisi rebahan sandaran punggung. Mekanisme ini berfungsi mereduksi tekanan tubuh selama penerbangan panjang. Dalam hal konsumsi, Skytrax mendudukkan menu khas Asia milik EVA Air di peringkat kedua dunia.




