Pertumbuhan Ekonomi, Anatomi Tiga Mesin Airlangga
“Utang produktif untuk hilirisasi industri dan penguatan UMKM bisa menjadi mesin pertumbuhan. Namun, jika utang hanya digunakan untuk tambal sulam defisit atau konsumsi jangka pendek, kita sebenarnya sedang mewariskan beban finansial yang berat bagi generasi mendatang,” cetusnya.
Di mata pasar global, kepercayaan investor kini menjadi barang mahal. Tanpa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan utang, kredibilitas fiskal Indonesia di tahun 2026 dipertaruhkan.
“Minimnya transparansi dalam pengelolaan utang hanya akan mengerosi kepercayaan pasar dan masyarakat. Pemerintah harus membuktikan bahwa setiap rupiah dari utang tersebut dikelola secara akuntabel,” tambah Noviardi, Sabtu, 14 Februari 2026.
Jembatan utang ini memang bisa menyelamatkan ekonomi di masa sulit, namun pemerintah diingatkan agar tak terjebak dalam lubang “siklus utang abadi”. Reformasi struktural dan konsolidasi fiskal yang kuat menjadi harga mati agar beban finansial ini tak mencekik masa depan. (*)






