Melihat keberhasilan tersebut, Riefky berencana memperluas segmentasi pelatihan ke lingkungan pendidikan agama. “Kita siap hadir di segmen lain seperti menjadi Santri Matic, karena pemerintah ingin terus mendukung agar pemberdayaan ekonomi di pesantren untuk santri dan santriwati ini juga bisa kita lakukan termasuk kepada guru,” jelasnya.
Literasi Digital sebagai Mesin Pertumbuhan
Dalam kesempatan yang sama, sembilan peserta terbaik mendapatkan apresiasi pada kategori Penjual Shopee, Merchant ShopeeFood, dan Affiliate. Penghargaan ini diberikan untuk merangsang tumbuhnya talenta kreatif digital yang mampu bersaing di pasar nasional.
Baca Juga: Gandeng HIPPI, Kementerian Ekraf Dorong Produk Lokal Jadi National Champion
Deputy Director Government Relations Shopee, Balques Manisang, mengungkapkan bahwa literasi digital di Indonesia terus merangkak naik secara signifikan.
Data menunjukkan evaluasi ekonomi digital nasional meningkat lebih dari 40 persen dalam periode 2021 hingga 2025, menembus angka USD 100 miliar.
“Sejalan dengan upaya tersebut khususnya upaya pemerintah dalam hal ini spesial dari Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan peluang ekonomi dan pengembangan isu kreatif kita terus meningkatkan dukungan kita terhadap peningkatan literasi digital,” kata Balques.
Melalui perluasan akses dan pendampingan berkelanjutan, Kementerian Ekraf optimistis ekonomi kreatif akan menjadi tulang punggung baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.






