Pengakuan Global di SEAL Awards 2026
Keberhasilan ini membawa Pertamina meraih penghargaan internasional Sustainability, Environmental Achievement & Leadership (SEAL) Awards 2026 untuk kategori Inisiatif Lingkungan. Pertamina bersanding dengan raksasa global seperti General Motors, Lenovo, hingga Saudi Aramco.
Baca Juga: Pertamina dan INPEX Perpanjang MoU Blok Masela, Targetkan Produksi 9,5 Juta Ton LNG
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut penghargaan ini sebagai validasi atas solusi inovatif energi baru terbarukan (EBT) dalam memperkuat ketahanan ekonomi pedesaan.
Apresiasi internasional ini adalah kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat desa yang telah menjadi bagian dari penggerak perubahan, serta pemerintah daerah dan mitra lokal.
“Ini menjadi motivasi bagi Pertamina untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak nyata, terutama dalam memperkuat resiliensi desa menghadapi dinamika global,” ujar Baron.
Pemerataan Energi dan Pangan
Hingga saat ini, Pertamina telah membangun 252 titik DEB di seluruh Indonesia, di mana 64 persen di antaranya berada di luar Pulau Jawa untuk mendorong pemerataan pembangunan.
Baca Juga: Strategi Pemerintah Tahan Harga BBM: Pertamina Talangi Selisih Harga
Selain energi, program ini berkontribusi pada ketahanan pangan dengan memproduksi 15,8 ribu ton beras dan 890,4 ton bahan pangan non-beras.
“Pemanfaatan energi baru terbarukan Pertamina DEB terdiri dari panel surya, mikrohidro, biogas dan energi terbarukan lainnya. Kami berharap dengan pemanfaatan energi transisi, masyarakat desa tak hanya memiliki ketahanan energi, tapi juga penggerak aktivitas ekonomi,” ungkap Baron.






