Krisis Membayangi Pengguna Air di Sekitar Cekungan
Amerika Serikat tercatat menghadapi ancaman paling parah akibat konsentrasi fasilitas pusat data di wilayah kering. Sebaliknya, negara Eropa seperti Inggris dan Jerman cenderung menghadapi pergeseran dampak hidrologi yang minim. Namun demikian, bahaya terbesar justru mengintai masyarakat di sekitar lokasi operasional peladen.
“Pusat data biasanya memiliki kapasitas finansial dan prioritas kelembagaan untuk mengamankan pasokan air setiap kali air tersedia. Akibatnya, risiko utama mungkin bukan pada operasional pusat data itu sendiri, melainkan pada pengguna air lainnya di cekungan yang sama,” tulis para peneliti dalam studinya.
Kendati demikian, para peneliti melihat peluang perbaikan melalui adopsi teknologi pendingin ramah lingkungan. Pemanfaatan air laut olahan serta peningkatan efisiensi panas mulai menjadi alternatif penyelamatan ekosistem lokal.
“Memastikan keberlanjutan jangka panjang pusat data akan membutuhkan pilihan lokasi dan tata kelola yang mempertimbangkan batasan hidrologi lokal,” tutup para peneliti.




