Baca Juga: PKP-Kemenkes Sinergi BSPS untuk 1.000 Rumah Pasien TBC
“BRI juga mencatat pecah rekor akad KPP sebesar Rp100,2 miliar dari 217 nasabah. Ini bukti bahwa akses pembiayaan perumahan semakin nyata dan diminati masyarakat,” ujar Ara.
Ara menambahkan, langkah agresif ini merupakan pengejawantahan langsung dari titah Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya satu: memastikan lembaga keuangan nasional tidak hanya mengejar profit, tapi juga memiliki keberpihakan pada rakyat di strata terbawah.
“Atas arahan Presiden Prabowo, kita harus mendahulukan rakyat. Penurunan bunga ini kita lakukan agar ekonomi masyarakat bisa naik kelas dan pada akhirnya ekonomi nasional juga meningkat,” pungkasnya. (*)






