Meskipun kondisi makroekonomi diperkirakan kurang kondusif, mayoritas responden meyakini risiko perbankan pada triwulan I-2024 masih terjaga dan terkendali. Hal ini terlihat dari Indeks Persepsi Risiko (IPR) sebesar 53 (zona keyakinan bahwa risiko cukup manageable), seiring dengan keyakinan bahwa risiko kredit dan risiko pasar juga tetap terjaga.
Responden meyakini bahwa kualitas kredit tetap baik, PDN pada level rendah dan berada pada posisi long, dan rentabilitas masih akan meningkat seiring dengan kenaikan penyaluran kredit. Selanjutnya, risiko likuiditas juga diperkirakan masih terjaga stabil dibandingkan triwulan sebelumnya.
Ekspektasi terhadap kinerja perbankan pada triwulan I-2024 juga optimis dengan Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) sebesar 68. Optimisme kinerja perbankan dihttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg oleh ekspektasi sisi funding (DPK) akan tetap mampu menyokong meningkatnya penyaluran kredit yang berdampak pada peningkatan laba dan modal.
Optimisme kenaikan pertumbuhan kredit pada triwulan I-2024 dihttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg oleh ekspektasi pertumbuhan ekonomi domestik yang masih cukup baik, meningkatnya konsumsi pada bulan Ramadhan, event penyelenggaraan Pemilu 2024, dan masih terjaganya daya beli masyarakat.
Dari sisi penghimpunan dana, responden memperkirakan pada triwulan I-2024, DPK juga akan meningkat sejalan dengan kegiatan ekonomi yang makin membaik, usaha bank memperoleh sumber dana untuk mendukung pertumbuhan kredit, dan adanya dana pemerintah yang masuk pada bank daerah.





