Pemerintah kini mendorong produsen untuk membanjiri pasar dengan second brand—minyak goreng berkualitas setipe Minyakita namun dengan merek berbeda—agar konsumen memiliki opsi yang lebih luas dengan harga terjangkau. Direktur Utama PT MONI, Vimala Putra, mengamini hal tersebut.
Baca Juga: Mendag Busan Dorong Industri Baja Nasional di Tengah Surplus Perdagangan
Ia menyebut permintaan terhadap minyak premium garapannya tetap tinggi. “Permintaan konsumen sama (dengan MINYAKITA) karena konsumen bisa merasa manfaatnya pakai minyak goreng ini,” kata Vimala.
Dengan stok yang diklaim aman dan strategi diversifikasi merek, Kemendag berupaya menjaga agar fluktuasi ekspor global tak langsung menghantam piring masyarakat.
Tantangannya kini tinggal satu: memastikan janji pasokan di Bekasi itu benar-benar mengalir sampai ke rak-rak pasar tradisional di pelosok negeri sebelum beduk magrib pertama berbunyi. (*)






