Bedah Rumah Lewat CSR Korporasi
Tak hanya urusan jalan, Maruarar juga menggandeng sektor privat untuk membedah rumah warga yang tidak layak huni. Sebanyak 131 unit rumah dipastikan masuk dalam daftar renovasi melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR).
Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Awali Program Gentengisasi: Serap Produk UMKM Jatiwangi Rp3 Miliar
“Selain penataan jalan, kita juga akan melakukan renovasi rumah warga melalui gotong royong bersama dukungan CSR. Ada 81 rumah dari Astra, serta 50 rumah dari Pak Boy Thohir dan Pak Lenlen. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi untuk membantu masyarakat,” jelas Ara.
Mengubah Wajah Kawasan Kumuh
Penataan jalan dan hunian ini diharapkan menjadi pemantik ekonomi bagi warga Menteng Tenggulun. Maruarar memproyeksikan kawasan ini akan bertransformasi menjadi pusat kuliner baru yang tertata dan bersih.
Menurutnya, akses jalan yang baik adalah kunci mobilitas dan tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal. “Jalan yang baik akan membuka akses, meningkatkan mobilitas, dan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi. Kita ingin kawasan ini ke depan menjadi lebih hidup dan produktif,” tambahnya.
Kementerian PKP menargetkan model pembangunan non-APBN di Menteng Tenggulun ini bisa menjadi pilot project atau percontohan bagi penataan kawasan permukiman lainnya di Indonesia.
Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait Dorong Rusun MBR di Depok: Cicilan Rp1,5 Juta di Lahan Milik Negara
“Kita tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun ekosistem ekonomi masyarakat. Menteng Tenggulun kita dorong menjadi kawasan yang tertata dan memiliki nilai ekonomi,” tegas Menteri Ara. (*)





