Data ini kemudian diunggah ke website edukasi sebagai basis data digital untuk mendukung kebijakan konservasi pemerintah daerah. Founder AYS Indonesia, M. Abrar Putra Siregar, mengapresiasi dukungan strategis Telkom.
Baca Juga: Telkom Dorong Ekonomi Inklusif Lewat Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM
“Kami sangat mengapresiasi Telkom karena hanya segelintir pihak yang memberikan perhatian besar pada isu ini. Program BBF sangat efektif dan strategis karena melibatkan komunitas lokal yang memahami kondisi lingkungan di lapangan,” tuturnya.
Rehabilitasi Sabuk Hijau Pesisir
Sebagai langkah mitigasi abrasi, pada 24 Januari 2026, relawan melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di Edu Park Kampung Empat.
Langkah ini merupakan bagian dari pilar Environment, Save Our Planet dalam prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diusung Telkom melalui payung program GoZero.
Inisiatif ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) PBB, khususnya tujuan ke-14 tentang ekosistem laut dan tujuan ke-15 tentang ekosistem darat.
Baca Juga: Telkom dan Huawei Teken MoU di MWC Barcelona, Perkuat Infrastruktur Data Center
Telkom berharap gerakan yang bermula dari skala lokal di Tarakan ini dapat direplikasi menjadi gerakan konservasi yang lebih luas di berbagai wilayah pesisir Indonesia.
Bumi Berseru Fest sendiri merupakan kompetisi inovasi lingkungan yang memberikan pendanaan serta pendampingan bagi ide-ide terbaik, mulai dari kategori produk ekologi hingga teknologi hijau yang berdampak nyata bagi masyarakat. (*)






