Penghargaan Avirama Nawasena sendiri merupakan hajatan tahunan SBM ITB untuk mengapresiasi pihak-pihak yang konsisten menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Baca Juga: Pertamina NRE dan Medco: Satu Meja Dua Raksasa di Jalur Bioenergi
Bagi Pertamina, trofi ini adalah legitimasi atas Dual Growth Strategy yang mereka usung: menjaga bisnis energi fosil sembari agresif membangun bisnis rendah karbon.
“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa langkah strategis Pertamina dalam mengakselerasi transformasi energi rendah karbon berada pada jalur yang tepat,” imbuh Baron.
Dengan capaian ini, Pertamina seolah ingin menegaskan bahwa masa depan aviasi Indonesia tidak lagi hanya bergantung pada energi fosil, melainkan mulai beralih ke tangki-tangki yang diisi oleh limbah dapur yang diolah kembali. (*)






