URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tancap gas merealisasikan Program 3 Juta Rumah dengan menggandeng Lippo Group.
Dalam diskusi strategis di Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026, pemerintah mematangkan rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi.
Menteri PKP Maruarar Sirait menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking proyek hunian vertikal bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) ini bisa terlaksana bulan depan.
Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi atas rendahnya capaian pembiayaan rusun subsidi dalam beberapa tahun terakhir.
“Rencana 8 Maret kita akan lakukan groundbreaking di lokasi lahan Meikarta yang akan dibangun rusun subsidi. Ini bagian dari percepatan dan terobosan yang sedang kita lakukan,” ujar Menteri Ara.
Baca Juga: Vertikal di Lahan Sadang Serang, 1.208 Unit Rusun Segera Dibangun di Kota Bandung
Sebelum proyek dimulai, Kementerian PKP akan melakukan riset mendalam untuk memastikan hunian tepat sasaran. Maruarar menekankan bahwa pembangunan tidak boleh dilakukan asal-asalan tanpa mempertimbangkan preferensi pasar dan kelayakan lingkungan.
“Kita ingin memahami bagaimana kemauan konsumen. Karena itu, akan dilakukan survei dengan metodologi yang tepat dan sampling yang benar agar produk rusun subsidi ini benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Selain fisik bangunan, aspek ekosistem pendukung menjadi perhatian utama pemerintah. Hal ini mencakup aksesibilitas terhadap fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, pasar, hingga pusat ekonomi untuk menjamin produktivitas penghuni.




