“Kami juga akan melakukan survei terhadap ekosistem sekitar, seperti ketersediaan sekolah, rumah sakit, pasar, tempat kerja, hingga akses transportasi. Rusun subsidi ini tidak hanya bangunan, tetapi harus didukung lingkungan yang layak dan produktif bagi penghuninya,” tegas Ara.
Baca Juga: Jurus Ara Mengepung Kota, Skema Rusun Subsidi MBR Menggandeng Raksasa Danantara
Berdasarkan data BP Tapera, realisasi pembiayaan rusun subsidi dalam lima tahun terakhir hanya mencapai 140 unit. Angka ini dinilai sangat kecil dibandingkan kebutuhan hunian nasional yang terus meningkat.
“Data BP Tapera menunjukkan selama lima tahun ke belakang pembiayaan rusun subsidi hanya 140 unit. Ini sangat kecil. Dengan arahan Presiden Prabowo, kita harus melakukan terobosan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan Meikarta untuk menjadi rusun subsidi dengan target bisa mencapai 141.000 unit,” ujarnya.
Ara pun mengapresiasi komitmen Lippo Group dalam kolaborasi ini. Langkah ini diharapkan menjadi model penyediaan hunian vertikal yang terintegrasi dengan fasilitas sosial dan umum bagi masyarakat kelas bawah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Lippo Group. Saya senang bisa berdiskusi untuk mematangkan rencana pembangunan rusun subsidi ini. Kolaborasi seperti ini penting agar program pemerintah berjalan cepat dan tepat,” tutup Menteri Ara. (*)






