“Hampir semua bank yang sudah maju, collection-nya banyak diotomasi dan menggunakan analytics. Kita juga akan mengubah dari sistem terdistribusi menjadi regionalisasi atau cluster-based. Kita sering mendengar namanya decision engine yang menggantikan proses manual, nantinya collection di BTN juga akan demikian, sehingga semakin personalized dan efisien,” pungkas Setiyo.
Penyaluran Kredit Perumahan BRI Tembus Rp3,42 Triliun, Tertinggi di KPP Nasional 2026
URBANCITY.CO.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI mencatatkan performa impresif dalam penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) di...






