Selain dukungan medis, unsur penyelamatan turut diperkuat dengan tim gabungan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) dan Dinas Penyelamatan Bawah Air (Dislambair) untuk membantu pencarian dan evakuasi di daerah terdampak.
Baca juga : Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO
Untuk mempercepat pergerakan bantuan, lima helikopter TNI AL akan diembarkasikan ke kapal yang bertugas, mendukung misi pengintaian udara, distribusi bantuan cepat, dan evakuasi korban. TNI AL juga menyiapkan pengerahan pasukan tambahan melalui Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) di tiap Kodaeral, apabila situasi di lapangan membutuhkan personel lebih besar.
Langkah cepat ini selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, yang menegaskan bahwa kehadiran prajurit TNI AL bukan semata kekuatan pertahanan, tetapi juga sumber daya yang harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam kondisi darurat bencana.




