URBANCITY.CO.ID – Transformasi digital ASDP berbuah manis, ujung antrean dalam genggaman. Di dermaga-dermaga besar yang biasanya riuh oleh klakson dan adu sikut pemudik, suasana kini mulai berubah. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tampaknya baru saja memetik buah manis dari pertaruhan digitalnya.
Di awal 2026, pengguna Ferizy—platform tiket daring perusahaan pelat merah ini—resmi menembus angka 3,50 juta orang. Sebuah catatan yang bukan sekadar deretan angka statistik, melainkan tanda bergesernya budaya menyeberang di Nusantara.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut pencapaian ini sebagai tonggak transformasi yang tak bisa ditawar. Baginya, tiket digital adalah pintu masuk menuju ketertiban pelabuhan yang selama bertahun-tahun menjadi momok.
“Capaian ini menunjukkan Ferizy telah menjadi bagian dari perubahan besar layanan penyeberangan nasional. Bukan hanya sistem tiket digital, tetapi fondasi transformasi menyeluruh untuk menghadirkan layanan yang lebih tertib, modern, dan nyaman bagi masyarakat,” tutur Heru.
Baca Juga: ASDP Perkuat Jalur Laut Wakatobi, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepulauan
Ekspansi di 58 Dermaga
Gairah warga untuk memesan tiket via ponsel pintar memang tengah menanjak. Sepanjang Januari 2026 saja, ada tambahan 61.980 pengguna baru dibanding pengujung tahun lalu.
Saat ini, Ferizy telah “menjajah” 58 pelabuhan dari ujung barat hingga timur Indonesia. ASDP bahkan sudah memasang kuda-kuda untuk menambah sepuluh pelabuhan lagi tahun ini demi pemerataan akses digital.




