Sikap Keras Teheran dan Tekanan Gedung Putih
Di sisi lain, Iran menuntut AS mematuhi nota kesepahaman yang diteken pada Juni lalu. Perjanjian informal tersebut mencakup pembukaan Selat Hormuz dan jadwal negosiasi nuklir lanjutan.
Sebagai gantinya, Teheran menagih pencabutan sanksi perdagangan serta pembebasan dana beku miliaran dolar AS di luar negeri. Pemerintah Iran juga mendesak penghentian embargo kapal di dermaga-dermaga utama mereka.
Akan tetapi, Gedung Putih menolak kembali pada butir-butir kesepakatan tengah tahun tersebut. Bahkan, Presiden Trump memilih memperketat sanksi finansial seraya mempertahankan armada blokade maritimnya.
Seorang pejabat senior Timur Tengah mengungkap bahwa Iran sebenarnya berpeluang melunakkan batasan program pengayaan uranium. Namun, syarat tersebut membutuhkan garansi keamanan militer tingkat tinggi dari Washington.
Teheran secara eksplisit meminta jaminan mutlak agar Israel tidak meluncurkan serangan udara susulan setelah kesepakatan damai kedua belah pihak tercapai.




