URBANCITY.CO.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong posisi Indonesia dalam industri gim global.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri perayaan ulang tahun ke-8 PUBG MOBILE bertajuk “8EYOND THE CIRCLE” di Grand City, Surabaya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Irene menyebut gim sebagai subsektor strategis yang melibatkan rantai nilai kreatif yang luas, mulai dari pemrograman hingga manajemen komunitas. Menurutnya, potensi besar Indonesia tidak boleh berhenti hanya sebagai pasar konsumsi.
“Gamers Indonesia itu salah satu yang paling besar, nomor dua di seluruh dunia setelah China. Jadi kalau misalnya kita bukan hanya mampu bermain game, tetapi juga bisa mengembangkan digital assets untuk bikin konten-konten, kan teman-teman kita jago banget bikin konten ya. Maka Indonesia will be on the map,” ujar Irene.
Baca Juga: Wamen Ekraf Irene Umar dan Raffi Ahmad Bahas Strategi IP dan Kolaborasi Global di Rakernas GEKRAFS
Membangun Profesi di Balik Layar
Dalam kunjungannya, Irene juga menyoroti gelaran Grand Final PMPL Indonesia yang menjadi bagian dari rangkaian acara tersebut. Ia memandang esports sebagai profesi sah yang menjanjikan masa depan nyata bagi talenta lokal.
Salah satu yang paling membanggakan dari ekosistem PUBG MOBILE di Indonesia adalah lahirnya atlet-atlet kompetitif kelas dunia.
“Dalam rangkaian perayaan 8 tahun ini, kita juga menyaksikan Grand Final PMPL Indonesia. Sebuah bukti bahwa komunitas ini bukan hanya besar, tapi juga berkembang. Esports adalah profesi yang sah dan masa depan yang nyata,” tuturnya.




