Ia menambahkan bahwa Kementerian Ekraf fokus membangun ekosistem menyeluruh, termasuk bagi pelatih, analis, hingga penyelenggara acara.
“Cita-cita kami jelas: Indonesia harus naik kelas dari sekadar konsumen game menjadi kreator game,” tegas Irene.
Baca Juga: Bazar Kreatif DWP Kemenekraf: Wamen Ekraf Irene Umar Dorong UMKM Lokal Tembus Pasar Global
Dampak Ekonomi Riil
Senada dengan Irene, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melihat perayaan ini sebagai motor penggerak ekonomi fisik di wilayahnya.
Kehadiran pemain dari berbagai penjuru nusantara ke Surabaya memberikan dampak langsung pada sektor akomodasi dan konsumsi.
“Tadi saya menyapa ada yang dari Jakarta, ada dari Kalimantan. Ini kan ekonomi nyata. Mereka datang ke sini, mereka makan, mereka belanja, dan dibuatkan event. Jadi bukan hanya menonton game-nya saja. Kita ingin di digital jangan hanya jadi penonton, tapi harus ada di sini. Nah, PUBG terima kasih sudah menyadari itu dan buat event sebesar ini di sini, jadi ini (ekonomi) bukan hanya berputar di dunia digital, ini ekonomi real-nya ada,” jelas Emil.
Perayaan sewindu PUBG MOBILE ini berlangsung meriah dengan konser musik, parade cosplay, hingga atraksi drone.
Sebelumnya, gim battle royale ini juga memperkuat nuansa lokal melalui kolaborasi dengan grup musik Juicy Luicy dalam aransemen ulang lagu “Malapetaka” pada Februari lalu. (*)






