URBANCITY.CO.ID – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri melakukan safari kerja ke tiga titik industri strategis di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin, 9 Maret 2026.
Kunjungan maraton ini bertujuan memetakan potensi daerah sekaligus mengakselerasi penetrasi produk lokal ke pasar internasional di tengah tantangan ekonomi global.
Wamendag menyambangi PT Bionesia Organic Foods di Bintan, Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam, serta raksasa manufaktur elektronik PT Sat Nusapersada Tbk di Batam. Ia menegaskan, Kepri memiliki modal geografis yang kuat untuk menjadi ujung tombak ekspor nasional.
“Kami melihat potensi industri di Kepulauan Riau, khususnya di Kabupaten Bintan dan Batam sangat besar. Pemerintah akan terus mendorong agar produk-produk unggulan dari daerah, termasuk Kepulauan Riau berkembang dan mampu memperluas akses ke pasar internasional sehingga mendongkrak kinerja ekspor Indonesia,” ujar Roro Esti.
Baca Juga: Wamendag Roro Esti di PIMTI Berbagi 2026: Perempuan Pemimpin Harus Mengedepankan Empati Sosial
Dari Olahan Kelapa hingga Manufaktur Elektronik
Di Bintan Industrial Estate, Roro meninjau pengolahan kelapa terintegrasi yang telah merambah pasar Tiongkok. Ia memuji kemampuan PT Bionesia Organic Foods dalam menghasilkan produk turunan bernilai tambah tinggi seperti kelapa konsentrat dan desiccated coconut.
Beralih ke sektor kreatif, Roro menyambangi Sentra Industri Fashion Seri Kuala Lobam. Mengingat letak Bintan yang bertetangga langsung dengan Singapura dan Malaysia, ia mendorong perajin lokal untuk lebih agresif melakukan ekspansi. “Gunakan jaringan perwakilan perdagangan kita di luar negeri untuk menjajaki peluang ekspor,” imbuhnya.




