Baca Juga: Penguatan Ekosistem Digital Pendidikan: BNI Dukung Penuh Program Prioritas Sekolah Rakyat
“Meningkatnya dukungan kepada Ashura sangat kami syukuri,” ujar Wahyu Rahmadi, merefleksikan perjalanan panjang putranya dari diagnosis medis hingga ke panggung nasional.
Panggung Literasi Al-Qur’an
Wisuda Akbar tahun ini menjadi bukti bahwa hafalan Al-Qur’an kini menjadi bagian dari gaya hidup dan prestasi anak-anak di berbagai penjuru nusantara.
Tim juri menekankan bahwa kriteria pemenang tidak hanya terletak pada kelancaran hafalan, tetapi juga tajwid dan penghayatan makna ayat.
Drama pengorbanan Alkindi dan keteguhan Ashura menjadi bumbu yang menguatkan pesan moral acara ini: bahwa menghafal Al-Qur’an adalah perjalanan hati, bukan sekadar kompetisi.
Publik kini menanti siapakah yang akan menyabet gelar terbaik pada malam puncak Wisuda Akbar Hafiz Indonesia 2026. (*)






