Sementara itu, pelari andalan Agustina Mardika mengunci gelar juara 10K Putri, disusul oleh Irma Handayani serta Farah Aurellia.
Mengeruk Cuan Wisata Olahraga Hingga Ratusan Miliar Rupiah
Nixon menilai hajatan olahraga kolosal ini ampuh memicu perputaran uang yang masif pada industri hilir Jakarta.
Gelombang kedatangan puluhan ribu pelari luar daerah otomatis mendongkrak angka keterisian kamar hotel (occupancy rate), meramaikan pusat perbelanjaan, serta melariskan dagangan para pelaku UMKM kuliner di sekitar lokasi acara.
“Yang penting kita harus creating demand. Event seperti ini menjadi salah satu cara untuk menggerakkan aktivitas ekonomi dan memberikan manfaat bagi banyak sektor,” tutur Nixon menjabarkan efek domino bisnis kegiatan tersebut.
Baca juga: Dongkrak Ekonomi Lampung, Serapan KUR Perumahan BTN Tembus Rp268,86 Miliar
Lembaga analis Indonesia Muda Road Runner selaku Race Organizer memproyeksikan perhelatan BTN JAKIM 2026 mampu memicu perputaran roda ekonomi daerah hingga menyentuh angka Rp225 miliar.
Target fantastis ini melonjak tajam jika dibandingkan dengan estimasi perolehan omset ekonomi tahun lalu yang mentok di angka Rp155 miliar.
Pihak penyelenggara mencatat pelari asal Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan menjadi penyumbang devisa turis terbesar dalam kompetisi kali ini.
Menutup Jalur Protokol Demi Sterilisasi Rute Monas Menuju Senayan
Panitia kini bersiap mengalihkan fokus untuk mengamankan jalannya balapan hari kedua yang akan melepas 16.400 pelari Half Marathon dan 8.600 pelari Full Marathon.




