URBANCITY.CO.ID – Banyak orang mungkin pernah mengalami perasaan malu yang intens, disertai jantung berdebar atau tangan gemetar ketika berada di kerumunan. Kondisi ini dapat menjadi indikasi gangguan kecemasan sosial atau social phobia. Meski sering dianggap sekadar rasa malu, kondisi ini merupakan gangguan serius yang ditandai ketakutan berlebihan dalam situasi sosial, kekhawatiran akan penilaian negatif, serta gejala fisik seperti jantung berdebar, gemetar, maupun mual.
Penderitanya juga sering menghindari interaksi, susah jaga kontak mata, dan merasa selalu diperhatikan orang. Kalau dibiarkan, ini bisa ganggu rutinitas harian, kerjaan, bahkan hubungan pribadi.
Apa sih sebenarnya gangguan kecemasan sosial itu? Menurut Mayo Clinic, ini kondisi kesehatan mental di mana seseorang takut atau cemas berlebihan dalam situasi sosial. Kekhawatiran utamanya biasanya takut dipandang negatif, dipermalukan, atau nggak bisa tampil baik di depan orang lain.
Baca Juga : Jakarta Kota Terbesar Dunia, PBB Ungkap Data Populasi Terbaru
Bedanya sama rasa malu biasa, gangguan ini bisa hambat kegiatan sehari-hari dan bikin seseorang hindari banyak situasi yang sebenarnya aman. Kondisi ini biasanya mulai muncul di masa remaja, tapi bisa juga di anak-anak atau orang dewasa. Kalau nggak ditangani serius, bisa berlangsung lama dan turunin kualitas hidup.
Tanda-tanda gangguan kecemasan sosial ini sering diabaikan dan nggak langsung kelihatan, tapi bisa dideteksi lebih awal, terutama dalam interaksi sehari-hari. Nih, beberapa tandanya:



