URBANCITY.CO.ID – Pada Jumat, 30 Januari 2026, Departemen Kehakiman Amerika Serikat atau Department of Justice (DOJ) merilis lebih dari tiga juta halaman dokumen tambahan. Rilis ini merupakan bagian dari penerapan Epstein Files Transparency Act, yang telah ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Trump pada tanggal 19 November 2025.
Dalam rilis tambahan tersebut, termasuk juga lebih dari 2.000 video dan 180.000 gambar. Jika dijumlahkan dengan rilis sebelumnya, total dokumen yang kini tersedia untuk publik mencapai hampir 3,5 juta halaman, sesuai dengan aturan undang-undang.
Dokumen-dokumen ini dikumpulkan dari lima sumber utama, seperti kasus Epstein di Florida dan New York, perkara Ghislaine Maxwell di New York, beberapa kasus di New York yang menyelidiki kematian Epstein, kasus di Florida terkait mantan kepala pelayan Epstein, penyelidikan FBI, serta investigasi Kantor Inspektur Jenderal mengenai kematian Epstein.
1. Apa itu Epstein Files?
Jeffrey Epstein adalah seorang pengusaha Amerika Serikat yang terlibat dalam skandal kejahatan seksual terhadap anak-anak di bawah umur dan perdagangan seks sejak awal 2000-an. Namanya mulai dikenal luas setelah laporan pelecehan di Florida pada 2005, yang memicu serangkaian penyelidikan federal. Walaupun ia mendapat kesepakatan hukum yang ringan pada 2008, kasusnya kembali muncul pada 2018–2019, hingga ia ditangkap dan didakwa atas perdagangan seks, sebelum akhirnya ditemukan meninggal di penjara pada 2019.
Baca Juga :Â PHE Catat Produksi Migas Stabil, Cadangan Bertambah di 2025
Epstein Files merujuk pada kumpulan dokumen investigasi besar yang terkait dengan penyelidikan Jeffrey Epstein, mencakup materi dari berbagai kasus hukum dan laporan yang dibuka oleh Departemen Kehakiman AS atau Department of Justice (DOJ). Istilah ini mencakup berbagai berkas seperti catatan pengadilan, log penerbangan, buku kontak, memo internal, surat-menyurat, dan bukti lainnya yang dikumpulkan oleh aparat hukum selama penyelidikan. Dokumen ini bukan sekadar daftar nama, melainkan gabungan dari berbagai jenis materi yang memberikan gambaran mendalam tentang jaringan, kegiatan, dan koneksi Epstein dalam konteks hukum.
2. Isi dan sumber dokumen yang dirilis
Rilis ini meliputi jutaan halaman dokumen, lebih dari 2.000 video, dan ratusan ribu gambar yang dikeluarkan secara bertahap oleh DOJ. Media banyak melaporkan bahwa dokumen tersebut berisi surat-menyurat, rekaman penerbangan, dan daftar kontak orang terkenal, yang memicu perdebatan dan spekulasi publik. Walaupun data sensitif seperti informasi korban telah disensor, munculnya nama tokoh publik dalam dokumen ini telah menimbulkan diskusi luas dan menarik perhatian global.
Arsip Epstein Files terdiri dari berbagai kategori bukti dan materi:




