URBANCITY.CO.ID – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mematangkan strategi pengamanan arus Mudik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan tersibuk nasional, Merak–Bakauheni.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryo Nugroho, melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik krusial di Banten dan Lampung guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat.
Dalam kunjungan pada Kamis, 26 Februari 2026 tersebut, Irjen Agus menyoroti penambahan kapasitas layanan dengan pengoperasian Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA).
Fasilitas baru ini difungsikan khusus untuk melayani kapal roro serta landing craft tank (LCT) guna mengangkut kendaraan barang dan sepeda motor.
“Tahun ini ada penambahan satu pelabuhan baru, yakni Pelabuhan Sumur Makmur Abadi. Kami berharap distribusi kendaraan menjadi lebih cepat dan arus penyeberangan semakin lancar,” ujar Irjen Agus saat meninjau dermaga di Pelabuhan Merak.
Baca Juga: ASDP Siapkan Skema Refund Tiket Mudik Lebaran 2026 bagi Penumpang yang Sudah Beli Tiket Awal
Strategi Tiba–Bongkar–Berangkat
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menjelaskan pihaknya telah menyiapkan skema operasional taktis untuk menekan antrean.
Pada puncak arus mudik, sebanyak 28 hingga 33 kapal akan disiagakan setiap harinya di lintas Merak–Bakauheni dengan pola operasi Tiba–Bongkar–Berangkat.
Melalui skema ini, kapal yang sandar diinstruksikan langsung menurunkan muatan dan kembali berlayar tanpa jeda.
“Seluruh kesiapan ini merupakan upaya menghadirkan layanan Angkutan Lebaran yang lebih tertib, aman, dan terkendali. ASDP berkomitmen menjaga konektivitas antarpulau sekaligus memastikan perjalanan masyarakat berlangsung nyaman,” kata Heru menandaskan.




