URBANCITY.CO.ID – Langit di atas Pulau Nusa Dharma, kawasan The Nusa Dua, Bali, tampak berwarna-warni pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Lebih dari 400 peserta yang terdiri dari komunitas diaspora India, wisatawan mancanegara, hingga masyarakat lokal berkumpul untuk merayakan Holi Festival of Colours, sebuah tradisi kuno India yang menandai datangnya musim semi sekaligus simbol kemenangan kebajikan.
Festival yang diselenggarakan oleh Konsulat Jenderal India di Bali bersama Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) ini bekerja sama dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau ITDC.
Acara ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan ruang inklusivitas yang mempererat hubungan diplomatik dan budaya antara India dan Indonesia.
Konsul Jenderal India, Dr. Shashank Vikram, dalam sambutannya menekankan bahwa Holi adalah perayaan kegembiraan dan keberagaman. Nilai-nilai tersebut ia nilai selaras dengan filosofi harmoni yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Bali.
Baca Juga: Promo Hotel ITDC Ramadan & Nyepi 2026: Iftar Premium di Nusa Dua hingga Ngabuburide di Mandalika
“Holi menjadi simbol kegembiraan, inklusivitas, dan perayaan keberagaman. Nilai-nilai tersebut dinilai selaras dengan hubungan budaya dan persahabatan yang telah lama terjalin antara India dan Indonesia,” ujar Dr. Shashank Vikram.
Magnet Wisatawan India di Bali
Pemilihan lokasi di The Nusa Dua dianggap strategis. General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengungkapkan bahwa perayaan ini mempertegas posisi kawasan tersebut sebagai destinasi kelas dunia yang inklusif.




