URBANCITY.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump meluapkan kekecewaannya setelah Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dan sejumlah sekutu utama menolak permintaan AS untuk mengerahkan pasukan angkatan laut multinasional ke Selat Hormuz.
Jalur perdagangan vital tersebut saat ini lumpuh total akibat blokade militer Iran. Berbicara dari Ruang Oval, Gedung Putih, Trump menyebut penolakan sekutu-sekutunya sebagai langkah yang tidak adil bagi Amerika Serikat.
Ia menegaskan bahwa AS kini tidak lagi membutuhkan bantuan negara-negara anggota NATO.
“Semua orang setuju dengan kami, tetapi mereka tidak ingin membantu. Dan kita, Anda tahu, kita sebagai Amerika Serikat harus mengingat hal itu karena kita pikir itu cukup mengejutkan,” ujar Trump sebagaimana dikutip dari The Guardian, Rabu, 18 Maret 2026.
Baca Juga: Dubes Iran Buka Suara Soal Desakan Indonesia Keluar dari Board of Peace Donald Trump
Sentimen Terhadap Inggris dan Sekutu Asia
Kemarahan Trump secara spesifik menyasar Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Trump mengaku kecewa karena London enggan mengirimkan kapal penyapu ranjau ke selat tersebut.
Sebelumnya, Starmer menegaskan bahwa Inggris tidak akan terlibat dalam perang yang lebih luas di Timur Tengah.
Tak hanya Eropa, Trump juga mengecam Jepang, Australia, dan Korea Selatan melalui platform Truth Social. Ia mengklaim kesuksesan militer AS membuat bantuan negara-negara tersebut menjadi tidak relevan lagi.
“Karena fakta bahwa kita telah meraih kesuksesan militer yang begitu besar, kita tidak lagi ‘membutuhkan,’ atau menginginkan, bantuan negara-negara NATO, Kita tidak pernah membutuhkannya! Demikian pula, Jepang, Australia, atau Korea Selatan,” tulis Trump merajuk.




