URBANCITY.CO.ID – Di saat jutaan orang merayakan Idulfitri 1447 Hijriah bersama keluarga, deru mesin bor di tengah Laut Jawa tidak berhenti berdenyut.
Sebanyak 3.000 kru rig PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memilih tetap bersiaga di garda terdepan guna memastikan pasokan energi nasional tidak terganggu selama masa libur panjang.
Salah satu titik siaga berada di Rig PDSI#47.2 yang beroperasi di wilayah kerja PHE OSES. Di atas anjungan besi ini, para pekerja migas mengorbankan momen silaturahmi fisik demi menjaga stabilitas pengeboran.
Rig Superintendent PDSI#47.2, Sevendes, mengakui adanya pergulatan batin saat harus bertugas di hari kemenangan. Namun, tanggung jawab profesi menjadi kompas utama bagi timnya di lapangan.
Baca Juga: Bos Pertamina Drilling Sidak Rig Prabumulih: Pastikan Keamanan Pengeboran Selama Ramadan 2026
“Pasti ada rasa rindu kepada keluarga tercinta, apalagi jelang Hari Raya Lebaran. Tapi kami sadari bahwa kami memiliki tanggung jawab memastikan operasional berjalan aman dan lancar, serta menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Sevendes.
Komitmen Keselamatan di Tengah Puasa
Direktur Operasi Pertamina Drilling, Aziz Muslim, mencatat saat ini terdapat 36 rig yang aktif beroperasi di seluruh penjuru Indonesia.
Ia memberikan apresiasi tinggi kepada ribuan kru yang mampu mempertahankan performa kerja tanpa insiden (zero accident) sepanjang bulan Ramadan hingga Idulfitri.
“Saya mengapresiasi seluruh kru yang tetap beroperasi. Alhamdulillah satu bulan puasa kita lewati tanpa insiden, dan terus dilanjutkan selama libur Hari Raya Idul Fitri,” ucap Aziz.




