URBANCITY.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melaporkan kelancaran mobilitas masyarakat di 15 lintasan pantauan nasional selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Hingga hari H Lebaran, perusahaan plat merah ini mencatat pertumbuhan signifikan baik dari jumlah penumpang maupun kendaraan yang menyeberang antar-pulau.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga hari kemenangan, jumlah penumpang mencapai 2.596.597 orang, naik 5,4 persen dibanding tahun lalu.
Sektor kendaraan bahkan mencatat kenaikan lebih tinggi sebesar 7,2 persen dengan total 667.526 unit. Koridor Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali tetap menjadi urat nadi paling sibuk dalam peta mudik nasional tahun ini.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa lonjakan volume ini telah diantisipasi melalui koordinasi lintas sektoral.
Baca Juga: Gilimanuk Kembali Berdenyut, ASDP Percepat Bongkar Muat Kapal Jadi 20 Menit
“Di tengah tingginya volume pergerakan pemudik, kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional, penguatan layanan, serta koordinasi intensif lintas stakeholder,” ujar Heru, Sabtu, 21 Maret 2026.
Strategi Pengalihan dan Sistem Penundaan
Guna menghindari penumpukan di dermaga utama, ASDP menerapkan skema delaying system di sejumlah buffer zone.
Strategi ini dikombinasikan dengan pengalihan layanan kendaraan besar (golongan VIB hingga IX) melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara pada periode arus balik, yakni 23–29 Maret 2026.
Sementara itu, Pelabuhan Merak difokuskan untuk melayani kendaraan penumpang dan sepeda motor. Pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) juga diaplikasikan secara dinamis untuk mempercepat rotasi kapal di dermaga.




