URBANCITY.CO.ID – Maskapai pelat merah Garuda Indonesia Group mencatatkan lonjakan trafik signifikan pada puncak arus balik Lebaran 1447 Hijriah.
Pada Selasa, 24 Maret 2026, grup maskapai ini melayani total 80.201 penumpang dalam satu hari, sebuah angka yang memecahkan rekor layanan harian perusahaan pascapandemi.
Tingginya mobilitas masyarakat menuju pusat-pusat ekonomi terpantau dari padatnya jadwal penerbangan di berbagai bandara utama.
Dari total manifes tersebut, sebanyak 34.661 orang merupakan penumpang Garuda Indonesia, sementara 45.540 lainnya menggunakan jasa maskapai berbiaya hemat, Citilink.
Baca Juga: Puncak Mudik 2026: Garuda Indonesia Group Terbangkan 77 Ribu Penumpang dalam Sehari
Untuk mengakomodasi ledakan penumpang ini, manajemen mengoperasikan 489 penerbangan, termasuk menyiagakan 32 penerbangan tambahan (extra flights).
Langkah ini diambil guna menjamin seluruh pemudik terangkut meski berada di tengah periode peak season yang ketat.
Jakarta Jadi Destinasi Utama
Arus balik kali ini masih didominasi oleh pergerakan menuju Jakarta, Surabaya, dan Makassar. Jakarta menempati posisi puncak sebagai destinasi kedatangan terbanyak dengan total 32.911 penumpang.
Adapun rute dengan trafik terpadat menuju ibu kota berasal dari Denpasar, Surabaya, Medan, Semarang, Batam, hingga Singapura.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, Kargo Internasional Garuda Indonesia Melonjak 23 Persen
Garuda Indonesia Group memproyeksikan tren arus balik ini akan terus bergulir hingga 29 Maret 2026. Selama periode libur panjang tersebut, total pergerakan penumpang diperkirakan menembus angka 1,1 juta orang. Proyeksi ini menjadi basis perusahaan dalam menyesuaikan kapasitas operasional secara adaptif.




