URBANCITY.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengumumkan bahwa arus balik Lebaran 1447 Hijriah dari Pulau Sumatera menuju Jawa kini memasuki fase krusial.
Hingga Kamis, 26 Maret 2026 (H+4), data operasional mencatat sekitar 49 persen pemudik telah menyeberang kembali ke Jawa. Dengan separuh massa yang belum bergerak, lonjakan signifikan diprediksi akan mengepung pelabuhan pada akhir pekan ini.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut kondisi saat ini sebagai fase konsolidasi. Pergerakan penumpang yang sebelumnya tersebar kini mulai mengkristal kembali. Puncak arus balik gelombang kedua diproyeksikan akan meledak pada Sabtu, 28 Maret, dan Minggu, 29 Maret 2026.
“Karena itu, kami memastikan seluruh kesiapan operasional berada pada level optimal, sekaligus mengimbau masyarakat untuk menghindari periode puncak yang diperkirakan pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3),” ujar Heru dalam keterangan resminya, Kamis siang.
Baca Juga: Arus Balik Sumatera–Jawa: 327 Ribu Penumpang Menyeberang, ASDP Siagakan Skema TBB
Tekanan Trafik di Lintasan Bakauheni–Merak
Berdasarkan data Posko hingga pukul 14.00 WIB, jumlah penumpang yang sudah kembali mencapai 444.223 orang dari total 898.864 orang saat arus mudik.
Setali tiga uang, jumlah kendaraan yang kembali juga menyentuh angka 118.297 unit atau 49 persen dari total volume mudik.
Guna mengantisipasi antrean mengular, ASDP menerapkan pola operasi adaptif melalui skema Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) untuk mempercepat rotasi kapal. Manajemen juga memperketat sistem penundaan (delaying system) di sejumlah buffer zone.




