URBANCITY.CO.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat komitmen pelestarian keanekaragaman hayati melalui program Bumi Berseru Fest (BBF).
Di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, kolaborasi ini mewujud dalam aksi nyata penyelamatan satwa endemik bekantan dan rehabilitasi hutan mangrove yang kian terancam alih fungsi lahan.
SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa keterlibatan generasi muda dan komunitas lokal adalah kunci utama keberlanjutan ekosistem.
Menurutnya, gagasan inovatif dari para pemuda sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan kerusakan lingkungan yang semakin kompleks.
Baca Juga: Jaga Koneksi Lebaran 2026, Telkom Akses Siagakan 20 Ribu Teknisi di Seluruh Indonesia
“Melalui program Bumi Berseru Fest, Telkom berupaya membuka ruang kolaborasi bagi komunitas untuk menghadirkan solusi nyata dalam menjaga ekosistem, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan,” ujar Hery dalam keterangannya, Senin, 30 Maret 2026.
Feeding Spot dan Digitalisasi Data
Salah satu inisiatif menonjol lahir dari Association of Youth for Sustainability Indonesia (AYS) di Tarakan.
Khawatir akan habitat bekantan yang terfragmentasi, tim AYS bersama relawan TelkomGroup membangun Feeding Spot Center pada Desember 2025 lalu. Fasilitas ini menjadi pusat pemberian vitamin tambahan bagi bekantan sekaligus sarana edukasi bagi wisatawan.
Tak berhenti di aksi lapangan, komunitas ini juga melakukan pendekatan ilmiah. Berdasarkan monitoring pada 7 Januari 2026, tim berhasil mengidentifikasi 40 ekor bekantan dan memetakan 27 jenis mangrove di kawasan tersebut.




