Bidik Wisatawan Berkantong Tebal, Kemenpar Promosikan Wisata Selam di ADEX Singapura

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini saat mempromosikan destinasi selam unggulan Indonesia di ajang ADEX 2026 Singapura. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Kemenpar)

URBANCITY.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kian gencar memoles citra Indonesia sebagai kiblat wisata selam dunia.

Melalui ajang Asia Dive Expo (ADEX) 2026 yang digelar di Singapura pada 10–12 April lalu, pemerintah berupaya menarik segmen quality tourism atau wisatawan berkualitas dengan minat khusus bawah laut.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menegaskan bahwa partisipasi dalam pameran selam terbesar di Asia Pasifik ini adalah langkah strategis.

Indonesia tidak lagi sekadar mengejar kuantitas, melainkan pengalaman wisata yang berkelanjutan dengan kontribusi ekonomi tinggi.

Baca Juga: Strategi Kemenpar di NATAS Travel Fair 2026: Usung Tema “Go Beyond Ordinary” untuk Pasar Singapura

“Partisipasi Indonesia dalam ajang ini sejalan dengan transformasi pariwisata menuju quality tourism, yakni pariwisata yang menitikberatkan pada pengalaman berkualitas, keberlanjutan, serta kontribusi ekonomi yang lebih tinggi,” ujar Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resminya, Rabu, 22 April 2026.

Potensi Transaksi Rp7 Miliar

Kehadiran Paviliun Wonderful Indonesia di Singapura bukan tanpa hasil. Kemenpar mencatat potensi transaksi mencapai Rp7 miliar dengan proyeksi tambahan kunjungan sekitar 500 wisatawan mancanegara.

Angka ini mencerminkan karakteristik penyelam sebagai wisatawan yang memiliki tingkat pengeluaran relatif tinggi.

Dalam paviliun seluas 54 meter persegi tersebut, Indonesia menggandeng delapan pelaku industri, mulai dari operator liveaboard hingga dive resort.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.