URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI terus memacu penguatan ekonomi rakyat melalui sektor properti.
Dalam kegiatan kolaborasi di Provinsi Lampung, Kamis (7/5/2026), tercatat serapan Kredit Program Perumahan (KPP) atau KUR Perumahan melalui Bank BTN telah mencapai angka fantastis sebesar Rp268,86 miliar bagi 264 debitur.
Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa pembangunan perumahan bukan sekadar penyediaan hunian, melainkan motor penggerak ekonomi yang melibatkan rantai pasok luas, mulai dari buruh bangunan hingga UMKM.
Mencetak Pengusaha Baru di Daerah
Menteri yang akrab disapa Ara ini menargetkan program pembiayaan ini mampu melahirkan bibit pengusaha baru di Lampung.
Baca Juga: Realisasi KUR Perumahan Jatim Rp2,47 Triliun, Menteri Maruarar Tambah Kuota BTN Rp500 Miliar
Dengan akses modal yang lebih mudah, pelaku usaha kecil di sektor perumahan diharapkan dapat naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Dengan program ini kami ingin membuat orang-orang kaya baru di Lampung. Kita ingin masyarakat tumbuh, usahanya berkembang, ekonominya bergerak, dan kesejahteraannya meningkat melalui sektor perumahan,” tegas Menteri Ara.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Bank BTN atas kontribusi besarnya dalam penyaluran pembiayaan yang mendukung target pemerintah tersebut.
Kontribusi Terbesar bagi Ekonomi Nasional
Sejalan dengan visi tersebut, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan data yang menggembirakan.
Baca Juga: Menteri Maruarar Siapkan 40.000 Rumah Subsidi di Jateng, Puji Penyerapan KUR Perumahan




