URBANCIY.CO.ID – Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Koperasi Serba Usaha (KSU) Talenta GMIT di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam sesi diskusi pada Sabtu (9/5/2026), Wamenkop menyoroti keberhasilan koperasi tersebut yang mampu membukukan total aset sebesar Rp80 miliar dengan dukungan 13 ribu anggota.
Wamenkop menegaskan bahwa kepercayaan anggota adalah aset yang paling sulit dijaga, terutama setelah melewati berbagai krisis besar seperti pandemi COVID-19 dan krisis moneter 1998.
Kepercayaan Anggota sebagai Kekuatan Utama
Menurut Farida, jumlah anggota yang mencapai belasan ribu orang merupakan bukti nyata bahwa KSU Talenta GMIT berhasil memberikan rasa aman dan kesejahteraan bagi masyarakat NTT.
Baca Juga: Wamenkop Dorong Koperasi Ponpes Al Firdaus Masuk Sektor Produksi dan Distribusi
“Sebanyak 13.000 anggota dari koperasi talenta merupakan kekuatan utama. Saya selalu menyampaikan bahwa membangun, mendirikan itu lebih mudah. Tetapi menjaga kepercayaannya itu jauh lebih sulit,” ujar Wamenkop Farida Farichah.
Mendorong Koperasi Masuk Sektor Produksi
Sejalan dengan visi Presiden Prabowo untuk mengembalikan koperasi sebagai soko guru ekonomi, Kementerian Koperasi kini mendorong transformasi besar-besaran.
Koperasi Simpan Pinjam (KSP) diharapkan mulai beralih dari sekadar pelayanan konsumtif menuju sektor produksi dan industri guna mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.
“Kita sangat berharap pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan 8 persen ini, koperasi-koperasi tidak hanya sebagai objek dan tidak hanya sebagai penonton. Kita harus ambil peran dalam rangka ikut menumbuhkan pertumbuhan ekonomi,” tegas Wamenkop.




