URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) resmi membuka pendaftaran Penghargaan Rintisan Teknologi Industri (RINTEK) Tahun 2026.
Ajang ini merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi pelaku industri manufaktur nasional yang sukses menciptakan terobosan teknologi secara mandiri guna mengurangi ketergantungan pada barang modal impor.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa penguatan ekosistem teknologi lokal adalah fondasi utama bagi industri manufaktur yang tangguh dan kompetitif di pasar global.
Teknologi Lokal Sebagai Motor Penggerak Ekonomi
Menperin mengapresiasi kematangan ekosistem teknologi nasional yang terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini terlihat dari tren usulan terobosan teknologi yang semakin beragam dan aplikatif bagi kebutuhan industri.
Baca Juga: Hilirisasi Buah Tropis, Kemenperin Dorong IKM Olah Komoditas Unggulan Jadi Produk Ekspor
“Saya sangat senang melihat ekosistem teknologi nasional yang semakin matang. Peningkatan usulan terobosan teknologi setiap tahunnya bukan hanya menunjukkan semangat kreativitas, tetapi juga bukti bahwa industri kita siap bersaing di tingkat global,” ujar Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (12/5/2026).
Target dan Kategori Penghargaan RINTEK 2026
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Emmy Suryandari, menjelaskan bahwa RINTEK 2026 fokus menjaring teknologi yang mampu memberikan solusi nyata bagi tantangan manufaktur saat ini. Sejak 2006, program ini telah menghargai lebih dari 89 perusahaan dengan 136 teknologi aplikatif.



