URBANCITY.CO.ID – Cristiano Ronaldo kembali membuktikan dirinya belum habis. Bintang Portugal itu mengukir sejarah baru dalam karier sepak bolanya dengan mencetak dua gol dalam kemenangan 5-0 atas Uzbekistan pada pertandingan yang berlangsung Selasa, 23 Juni 2026. Torehan ini menjadikan Ronaldo sebagai pemain pertama dalam sejarah yang berhasil mencetak gol di enam edisi berbeda Piala Dunia FIFA.
Catatan emas ini sekaligus membuat Ronaldo unggul atas rival abadinya, Lionel Messi. Sebelumnya, kedua megabintang tersebut sama-sama memegang rekor dengan mencetak gol di lima edisi Piala Dunia.
Pasca-peluit panjang dibunyikan, emosi Ronaldo tampak meluap. Di hadapan kamera, ia berteriak lantang, “Saya kembali, saya kembali,” katanya, Rabu, 24 Juni 2026.
Dua gol ke gawang Uzbekistan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas kritik tajam yang menghujamnya setelah penampilan mengecewakan saat Portugal ditahan imbang 1-1 oleh Kongo pada laga pembuka. Meski sudah terbiasa dengan cibiran di usianya yang ke-41, Ronaldo mengakui tekanan kali ini terasa lebih intens.
Baca Juga : Prancis Bungkam Irak 3-0 di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Borong Dua Gol
“Tapi memang selalu seperti itu. Tidak masalah, karena sudah 23 tahun saya bekerja dan ketika semuanya berjalan baik, mereka bilang ‘Cristiano bagus,’ ketika semuanya berjalan buruk, mereka bilang ‘Cristiano adalah pemain pensiunan, sudah tua,” katanya.
Ronaldo membuka keran golnya pada menit keenam melalui sepakan kaki kanan memanfaatkan umpan Joao Cancelo. Gol kedua ia ciptakan pada menit ke-39 setelah menerima umpan terukur dari Bruno Fernandes, yang ia selesaikan dengan kaki kanan tepat di tiang dekat.
Dominasi Statistik
Dua gol tersebut menambah koleksi gol Ronaldo di ajang Piala Dunia menjadi 10 gol sepanjang karier. Di sisi lain, Lionel Messi saat ini telah mengoleksi 18 gol di turnamen yang sama setelah mencetak hattrick melawan Aljazair dan dua gol ke gawang Austria.
Pertandingan melawan Uzbekistan juga menandai laga internasional ke-230 bagi Ronaldo, sebuah angka tertinggi yang pernah dicatatkan pemain mana pun dalam sejarah sepak bola. Pemain bernomor punggung 7 ini juga melampaui rekor legenda Portugal, Eusebio, yang mencetak sembilan gol di Piala Dunia.
Kini, Ronaldo bertengger di peringkat kedua daftar pemain tertua yang pernah mencetak gol di Piala Dunia. Ia hanya berada di belakang Roger Milla yang mencatatkan rekor pada usia 42 tahun 39 hari.
Menanggapi rekor tersebut, Ronaldo menegaskan bahwa capaian individu tidak akan berarti tanpa kontribusi kolektif. Ia menyebut performa timnya terus meningkat setelah hasil kurang memuaskan di pertandingan pertama.
“Tim kami tampil sangat baik dan banyak mengalami peningkatan. Seperti kata pepatah, setiap kesulitan pasti ada hikmahnya. Secara pribadi, rekor itu cukup menyenangkan, tetapi tujuan saya selalu untuk membantu tim nasional mencapai tujuannya,” ujar dia.
Portugal kini mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan dan akan menghadapi Kolombia pada laga terakhir Grup K. Sementara Uzbekistan, yang belum meraih poin, dipastikan berada di ambang eliminasi dan akan menutup laga penyisihan melawan DR Kongo.
Piala Dunia 2026 ini diprediksi menjadi panggung terakhir bagi perjalanan panjang Ronaldo, yang sebelumnya telah mempersembahkan gelar juara Eropa 2016 bagi Portugal serta lima trofi Liga Champions sepanjang karier klubnya.




