JAKARTADAILY.ID – RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) mencatat tonggak baru dalam layanan kesehatan Indonesia setelah berhasil melakukan prosedur implantasi Left Ventricular Assist Device (LVAD) Corheart6 pertama di Asia Tenggara pada pasien perempuan berusia 45 tahun yang mengalami gagal jantung stadium lanjut (advanced heart failure).
Keberhasilan prosedur yang dilakukan pada Selasa (5/8/2026) tersebut menjadi langkah penting dalam pengembangan layanan terapi gagal jantung berteknologi tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat kapasitas nasional dalam penanganan penyakit jantung kompleks.
Direktur Utama RSCM, Dr. Supriyanto Dharmoredjo, mengatakan keberhasilan implantasi LVAD tidak hanya menjadi pencapaian bagi rumah sakit, tetapi juga bagi dunia kesehatan nasional.
“Keberhasilan pemasangan Left Ventricular Assist Device (LVAD) ini merupakan pencapaian penting, tidak hanya bagi RSCM tetapi juga bagi perkembangan layanan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.
Baca juga:Â Kolaborasi Global RSCM dan HeartSPAN.ai Hadirkan Teknologi LVAD untuk Pasien Gagal Jantung Stadium Lanjut
RSCM menjelaskan, pasien kini memasuki hari ketiga pascaoperasi dengan kondisi yang terus menunjukkan perbaikan.
Mesin ventilator telah dilepas (extubasi), penggunaan sejumlah obat mulai dikurangi, serta pasien telah memasuki tahap rehabilitasi medis.
Meski demikian, tim medis multidisiplin masih melakukan pemantauan intensif untuk mengantisipasi risiko infeksi maupun gagal jantung kanan yang menjadi perhatian utama pada fase pemulihan pascaimplantasi.



