Adu Cepat di Dermaga Logistik, Pelindo Targetkan 13,77 Juta TEUs di 2026

Sejumlah alat angkat bongkar muat peti kemas di dermaga Pelabuhan milik PT Pelindo Terminal Petikemas. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Pelindo Terminal Petikemas)

URBANCITY.CO.ID — PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) tengah memasang kuda-kuda tinggi menyongsong 2026. Subholding pelat merah ini mematok target ambisius: mengalirkan 13,77 juta TEUs peti kemas di seluruh dermaga kelolaannya.

Angka ini bukan sekadar coretan di atas kertas, melainkan lonjakan 10 persen dibanding capaian dua tahun silam.

Optimisme ini berakar pada denyut ekonomi nasional yang mulai berotot pasca-pertumbuhan 5,11 persen di 2025. Di Surabaya, Selasa pekan ini, Corporate Secretary SPTP Widyaswendra menyebut geliat industri di daerah sebagai “bahan bakar” utama.

“Kami optimistis melihat geliat industri di berbagai daerah. Pertumbuhan ekonomi nasional menjadi bahan bakar utama bagi kami untuk mencapai target ini,” ujarnya.

Baca Juga: Pelindo Petikemas Bantah Antrean Kapal 6 Hari di Tanjung Perak

Wajah sibuk pelabuhan diperkirakan merata dari barat hingga timur. Di Jawa, Terminal Peti Kemas Semarang bakal menjadi tumpuan bagi luapan produk manufaktur dari Kawasan Industri Terpadu Batang dan Kendal.

Sementara di luar Jawa, nikel Sulawesi dan gas alam Kalimantan Utara diproyeksikan bakal terus memadati arus ekspor-impor.

Tak sekadar mengandalkan letak geografis, SPTP berencana memodernisasi “senjata” operasional mereka. “Untuk mendukung pencapaian target tahun 2026, sejumlah terminal peti kemas yang kami kelola akan dilengkapi dengan alat bongkar muat baru,” seru Widyaswendra.

Langkah ini diambil demi memangkas waktu sandar dan memperlancar arus barang yang kian deras. Gayung bersambut, para eksportir pun melihat celah cerah.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.