URBANCIY.CO.ID – Militer dan polisi Meksiko berhasil menangkap seorang pria yang diduga kuat telah membunuh seorang wanita muda di Amerika Serikat pada tahun 2016.
Pria ini telah dicatat oleh FBI sebagai salah satu dari sepuluh buronan paling dicari. Dilansir dari AFP pada Minggu, 18 Januari 2026, buron tersebut bernama Alejandro Rosales Castillo, seorang warga negara AS berusia 27 tahun.
Castillo dituduh telah membunuh Truc Quan ‘Sandy’ Ly Le, seorang wanita yang bekerja bersamanya di sebuah restoran di Charlotte, North Carolina. Penangkapan terjadi pada Jumat, 16 Januari, di kota Pachuca, yang terletak sekitar 80 kilometer sebelah timur laut Mexico City.
Dia telah memiliki ‘red notice dan surat perintah penangkapan untuk ekstradisi’. Menteri Keamanan Meksiko, Omar Garcia Harfuch, menyatakan bahwa Castillo didakwa dengan ‘pembunuhan tingkat pertama, perampokan bersenjata, pencurian kendaraan, dan penculikan’.
Rosales Castillo kini telah dibawa ke hadapan jaksa penuntut umum untuk memulai proses hukum. FBI telah menawarkan hadiah sebesar USD 250.000 bagi siapa saja yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan pria tersebut.
“Agen penegak hukum bekerja berjam-jam untuk mengembangkan petunjuk guna menemukan Castillo, dan akhirnya mengungkap tempat persembunyiannya selama beberapa tahun terakhir,” kata FBI.
Laporan dari media AS mengungkap bahwa Rosales Castillo pernah memiliki hubungan singkat dengan korban, yang saat itu berusia 23 tahun, dan bahkan telah meminjam uang darinya. Korban dilaporkan menghilang setelah setuju untuk bertemu dengannya di sebuah pom bensin di Charlotte, North Carolina.
Para penyelidik menduga bahwa Castillo memaksa korbannya untuk menarik seluruh tabungannya dari mesin ATM, sebelum membawanya ke sebuah daerah berhutan dan menembaknya di kepala. Penangkapan ini menandai akhir dari perburuan panjang yang melibatkan kerja sama internasional antara AS dan Meksiko.




