Kecepatan variasi serangan dan ketenangan mental Alwi di lapangan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu aset paling berharga milik pelatnas cipayung.
Baca juga: Putri Kusuma W Lolos ke Perempatan Final Swiss Open 2025
Sektor ganda putri juga menyumbangkan energi positif lewat perjuangan keras pasangan Meilysa Trias Puspitasari dan Febriana Dwipuji Kusuma.
Meskipun harus puas menyandang predikat runner-up usai kalah dari pasangan tangguh Jia Yi Fan/Shu Xian Zhang (Tiongkok), Ana/Trias tetap menunjukkan peningkatan performa yang signifikan.
Skuad Garuda Muda memetik pelajaran berharga terkait taktik bertahan dari ganda putri nomor satu dunia tersebut.
Menembus Babak Semifinal BWF Super 500 untuk Pertama Kali
Kejutan lain datang dari tunggal putra muda, Moh. Zaki Ubaidillah, yang berhasil menembus babak semifinal turnamen level BWF Super 500 ini untuk pertama kalinya.
Langkah atlet yang akrab disapa Ubed itu terhenti setelah melakoni duel sengit melawan Dong Tian Yao di babak empat besar.
Baca juga: Tekuk Shi Yu Qi, Alwi Farhan Cetak Sejarah Baru di Singapore Open Bersama BNI
BNI mengapresiasi lompatan karier Ubed yang mampu bersaing ketat dengan para pemain senior di peringkat dunia.
Okki menegaskan bahwa keterlibatan aktif para atlet muda dalam turnamen major luar negeri menjadi instrumen wajib untuk mengasah kematangan psikologis mereka.
Menurutnya, setiap pertandingan internasional memberikan pelajaran berharga bagi atlet muda.
“Jam terbang, pengalaman menghadapi tekanan, dan kemampuan beradaptasi dengan lawan-lawan terbaik dunia merupakan modal penting untuk membentuk atlet berprestasi yang mampu menjaga tradisi kejayaan bulu tangkis Indonesia,” kata Okki.




