URBANCITY.CO.ID – PT PLN (Persero) mempertebal infrastruktur pendukung kendaraan listrik (EV) guna menyambut lonjakan pemudik pada Lebaran 2026.
Tak tanggung-tanggung, maskapai listrik pelat merah ini mengoperasikan 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 3.097 lokasi dari Sabang sampai Merauke.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, meninjau langsung kesiapan fasilitas tersebut di Rest Area KM 43A Tol Jakarta-Merak, Senin, 16 Maret 2026.
Langkah ini diambil menyusul prediksi kenaikan jumlah pemudik pengguna EV yang diperkirakan mencapai 23 ribu kendaraan, atau melonjak 60 persen dibandingkan tahun lalu.
Baca Juga: PLN dan Danantara Bangun PLTS di Sumenep, 2.000 Keluarga Nikmati Listrik 24 Jam
“Kami all out mengupayakan seluruh SPKLU dalam posisi siap dan prima untuk melayani animo pemudik EV tahun ini. Dengan jaringan pengisian daya yang semakin luas, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan mudik jarak jauh dengan lebih nyaman dan tanpa kekhawatiran,” ujar Darmawan.
Rasio Jarak dan Sebaran Jalur Utama
PLN mengklaim rata-rata jarak antar-SPKLU kini hanya berkisar 22 kilometer. Khusus untuk koridor utama mudik di Sumatra, Jawa, dan Bali, tersedia 1.681 unit SPKLU yang siaga di 994 titik strategis.
Rincian sebaran infrastruktur pengisian daya tersebut meliputi:
- Jalur Tol: 284 unit SPKLU di 99 titik ruas jalan tol.
- Jalur Non-Tol: 1.203 unit SPKLU di 777 lokasi rute reguler.
- Layanan Darurat: 15 unit SPKLU Mobile disiagakan di berbagai exit tol untuk pengisian daya mendesak.
Baca Juga: Setahun Danantara: Prabowo Tekankan Integritas, PLN Salurkan 5.000 Paket Sekolah




